HANTU PENASARAN

Bebas Jerawat Dengan Teh Hijau

Jerawat! Bener-bener nyebelin. Walaupun cuma satu, tetep bikin BT! Gw mau bagi-bagi tips nih bagi yang berjerawat. Muka gw juga berjerawat. Padahal gw rajin cuci muka dan pake obat jerawat tiap malam.. tapi jerawat tetep aja ga pernah absen singgah di muka gw. Berhasil ngilangin satu jerawat ehh.. seribu jerawat baru muncul! (ga’ deh! Hiperbola aja )

Dah banyak obat jerawat gw coba, mulai dari yang salep, sabun, belerang, masker, vitamin E, obat minum dll tapi makhluk kecil kemerahan ini selalu hadir menyemarakkan muka gw. Membuat kontur kulit wajah gw jadi ga’ rata. Apalagi kalau mau datang bulan! Uhhh… Subur banget kebun jerawat gw, padahal ga pernah gw rawat dan selalu gw beri racun penangkal.

Tadinya sih gw dah bodo amat! Ga peduli, mo dateng kek, mo ga, gw ijinin. Malah gw rekomendasiin tempat-tempat yang belum tersentuh sama mereka untuk mengembangkan daerahnya, jangan di pipi terus. Jidat ma dagu gw kek skali-skali!!! Tapi… pas gw nonton tv dan iklan minuman teh hijau marak-maraknya. Gw jadi tertarik untuk nyobain teh hijau.

Penasaran khasiat teh hijau. Gw cari-cari informasinya. Akhirnya gw tau kalau teh hijau itu banyak mengandung anti oksidan dan vitamin E. Anti oksidan mampu menangkal radikal bebas yang masuk ke tubuh kita sehingga timbulnya jerawat dapat dikurangi dan vitamin E dapat mencerahkan kulit. Selain itu teh hijau juga dapat mengurangi lemak karena punya zat yang mampu mengikat lemak sehingga dapat menguruskan badan. (cocok wat gw yang penuh lemak).

Akhirnya gw menjadi pengkonsumsi teh hijau. Teh hijau gw minum setiap habis sarapan pagi dan makan malam. Dan taraaaaa.... sekitar sebulan, wajah gw bersih dari jerawat. Selain itu juga bekas jerawat yang item-item juga hilang. Seneeeeng banget!!! Akhirnya dapat juga obat yang cocok wat gw! Tapi dasar manusia! Ga’ pernah puas, bekas jerawat yang bikin muka bolong- bolong ga bisa di hilangin (makanya jangan suka iseng mencet-mencetin jerawat. Rasakan akibatnya). Pi.. ga’ pa pa kok segini aja gw dah puas. Thank god!!

So... buat kamu yang jerawatan ga ada salahnya, coba konsumsi teh hijau. Banyak keuntungan yang kamu dapet dari teh hijau selain wajah bersih kulit pun terlihat cerah dan tentu saja teh hijau alami jadi ga’ ada efek sampingnya. Dan selain dari alasan tadi ada alasan yang lebih penting yaitu TERJANGKAU. Ga’ usah lagi beli kosmetik/obat-obat jerawat yang mahal atau untuk facial di salon kecantikan. Back to Nature! Itu aja intinya. Alam memang selalu memberikan yang terbaik.

Oh iya... minumnya jangan pake gula ya.... sedikit pahit sih!! Tapi setara sama hasilnya.

March 21, 2007

Andai Bunuh Diri Halal, Aku Ingin Sekali MATI!

Terdengar putus asa, tapi itu yang kurasakan saat ini. Alhamdulillah IMAN ku masih tangguh untuk menghalau niat GILA ini. Pikiran ini terlintas dalam benak ku karena aku benar-benar merasa putus asa dan menderita sekali! Padahal aku tidak kelaparan dan aku tidak kesakitan. Aku sehat, bugar dan aktif. Kondisi ku PRIMA, tetapi kondisi yang seperti ini membuatku menderita! Kenapa?

Aku sangat sangat menyukai kegiatan yang berhubungan dengan alam. Mendaki gunung, menyusuri pantai, mengarungi sungai, memanjat tebing (lebih sering nontonin doang siiih!!) dan menyusuri gua. Saat SMA hobiku ini tak dapat ku jalani karena orang tua ku tidak mengijinkan aku mengikuti kegiatan-kegiatan yang berbahaya. Setelah kuliah dan tinggal pisah dari orang tua, aku merasa ada kesempatan untuk mencoba menjalani hobiku yang terLARANG ini. Dengan modal nekat aku ikut MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam) yang ada di kampus ku. Akhirnya cita-cita yang tertunda dapat juga tercapai. Aku sangat senang dengan kegiatan baru ku ini. Kujalani dengan serius. Aku belajar bertahan di kondisi alam yang ekstrim. Aku juga melatih fisik ku agar sehat, bugar dan kuat.

Sejak aku menjalani kegiatan ini, hubungan aku dan ayah ku menjadi kurang baik. Karena kegiatan ini memakan waktu liburku, yang seharusnya pulang kerumah aku ada di bogor, sukabumi, jogja, surakarta, dan ke tempat-tempat lain. Yang membuat ayah marah, karena aku sering tidak bilang pergi kemana dan ponselku sering tidak bisa dihubungi. Bagaimana aku mau bilang, kalau ku katakan yang sebenarnya mungkin ayahku akan meninggal kena serangan jantung. Mama juga sering menangis karena hubungan anak dan ayah yang tidak akur. Serumah tapi tidak pernah saling sapa. Pernah sebulan lebih aku tidak di tegur ayah.

Aku iri pada teman ku yang direstui orang tuanya sebelum bepergian. Aku iri pada teman ku yang dapat membelikan buah tangan untuk orang tuanya. Kenapa orang tuaku tidak berpikiran yang sama dengan mereka? Yang ku inginkan hanya restu. Aku tak akan meminta sepeserpun untuk hobiku ini. Tetap saja mereka tidak mengizinkan.

Hasrat yang sangat besar terhadap alam membuatku lagi-lagi membohongi orangtuaku. Dan dua tahun berlalu. Dua tahun aku menjadi anak durhaka. Dua tahun aku terus memupuk dosa. Aku sadar kesalahan ku tapi… berat bagiku untuk meninggalkannya. Sungguh berat…

Suatu malam. Aku menyampaikan masalah ku ini dengan temanku di Jambi (by phone). Amar namanya. Pertama aku sampaikan tentang hobi petualangku, kemudian aku sampaikan masalahku dengan orang tuaku yang tidak merestui aku dengan kegiatan alam ku, setelah mendengar itu dia menjawab tegas kalau dia tidak akan pernah melakukan sesuatu yg tidak diizinkan orang tuanya. Jika orangtuanya tidak mengizinkan, berarti dia tidak akan pergi. Ini sungguh mengagetkanku. Tidak hanya karena nada bicaranya yang berubah tapi juga dia yang urakan, yang “semau gw” mengapa begitu patuh terhadap larangan orangtuanya. Sedangkan aku yang terlihat seperti anak baik bisa membohongi orangtuaku begitu lama?? Aku terdiam!!! Otakku penuh pikiran!! Hati ku bergejolak!!! Hening subuh telah di isi suara orang mengaji. Dada ku sesak!!! Seiring dengan kumandang azan subuh, entah kenapa?? Air mata mengucur deras dari mataku. Aku terisak! Aku sadar! Aku salah!

Sejak saat itu aku berjanji akan menghentikan kegiatan alamku. Walau berat telah ku putuskan! Aku jual carierku, teman terbaikku yang selalu menemaniku kemanapun aku pergi. Aku putuskan gelang-gelang prusik yang ada di tanganku. Aku tidak aktif lagi di mapala. Aku ganti nomor ponselku. Kujauhkan semua yang mengingatkan ku akan kegiatan petualanganku.

Aku mencoba melanjutkan hidupku. Aku fokus kekuliah. Aku bertekad memperbaiki nilaiku yang terlanjur berantakan. Tetapi berat… sungguh berat… Sangat berat… bau tanah basah yang terkena hujan, angin yang bertiup, bintang di langit malam selalu mengingatkanku. Apalagi jendela kelasku menampakan panorama gunung gede dan salak, sulit mengalihkan pandangan darinya. Alam sendiri selalu mengingatkannku akannya. Aku sebenarnya rindu! Tetapi aku telah berjanji…

Keadaan ini membuat Psikologisku terganggu. Aku sering mengutuki takdirku. Kenapa aku tidak bisa seperti orang lain. Temanku yang perempuan mereka boleh naik gunung kenapa aku tidak!! Aku putus asa! Aku benci takdirku. Aku benci diriku sendiri. Andai aku terlahir sebagai laki-laki, andai orang tuaku mengizinkan, andai… andai…andai… bunuh diri halal! Aku ingin sekali mati.

Cara Ampuh Agar Jerawat Banyak

Kalau hari libur dan ga' ada rencana keluar rumah memang bikin saya bingung mau ngapain. Akhirnya mengerjakan sesuatu yang sebenarnya ga' penting dan ga' perlu-perlu banget. Seperti hari minggu ini entah kenapa melihat telur ayam di kulkas jadi pengen bikin masker putih telur. Niat awalnya sihhh mau mengencangkan kulit muka. Memang selesai menggunakan masker putih telur kulit muka terasa enak kencang tapi besoknya jerawat langsung datang menyerbu. Uhhhh.... Sebel banget!!! Bukannya kulit yang kencang malah jerawat yang kencang. Nyesel banget deh!!!

Saya jadi bingung! Sebelumnya saya pernah coba masker buatan pabrik, memang bikin jerawatan. Tetapi kok pake masker putih telur juga jerawatan, padahalkan maskernya dari bahan yang alami dan saya juga buatnya dijaga kebersihannya. Padahal sama orang lain terbukti ampuh. Saya juga pernah mencoba maskeran pake jeruk nipis juga malah timbul jerawat padahal adek saya yang maskeran bareng puas sama hasilnya.

Setelah merenung-renung mencari jawaban atas kebingungan saya ini, akhirnya saya berkesimpulan kalau kulit muka saya super sensitif. Muka saya memang ga' bisa kena bedak padat, foundation, dan perlengkapan make up lainnya! Sebentar saja pake bahan-bahan itu pasti gatel-gatel merah dan ujung-ujungnya muncul jerawat. Saat itu saya berasumsi mungkin karena mengandung bahan kimia.. Eh ternyata yang alami juga ga’ ada bedanya. Ya udah ga' pa pa kebetulan saya orangnya juga simple, malahan enak ga’ usah repot-repot beli ini itu untuk jaga kesehatan kulit muka.

Sekarang kalo lagi hari libur dan ga’ ada kegiatan keluar rumah, saya ga’ mau maskeran lagi… mending cari-cari kegiatan lain! Belajar masak kali ya…

HANTU PENASARAN

Nyontek vs Belajar

Gw kalo ujian lebih suka nyontek. Karena menurut gw nyontek itu lebih seru dan penuh tantangan daripada belajar dan pas ujian lancar-lancar aja! Uhhhh males banget ga’ ada deg-degannya. Nyontek tuh seru banget! Apa aja serunya ….
Seru bisa ngadalin dosen.
1. Kita bisa belajar bahasa tubuh orang, soalnya ngawasin gerak-gerik dosen terus. Loh…. Jadi kebalik bukannya dosen yg ngawasin mahasiswanya.
3. Mengasah kecepatan tangan, ketajaman mata dan pendengaran, mengasah otak untuk berpikir licik, mencari-cari kesempatan kalo dosennya lengah.
4. Seru kalo dapet pengawas yang killer. Gelisah dan cemas lembar jawaban masih kosong dan waktu bentar lagi abis.
5. Puas kalo berhasil nyontek dan ga’ ketahuan. Juga ada sedikit rasa bangga karena menang dari dosen. Hehehe…
6. Belajar banyak trik-trik yang lucu-lucu.. Kalau diseriusin bisa jadi pesulap…

Tapi itu dulu….. dulu loh!!! Waktu gw masih males kuliah, sering bolos dan punya kegiatan yang lebih seru daripada kuliah. Sekarang dah engga’. Sekarang gw dah berubah. Gw dah tinggalin kegiatan yang mengganggu kuliah dan fokus sepenuhnya ke kuliah gw. Sebenernya karena dah semester 7 juga sih… masa main terus…ga’ berubah-berubah…

Ternyata niat mo berubah aja ga’ cukup. Gw mo belajar yang bener aja! susah banget!!! Otak gw dah beku kelamaan ga di pake! Jadi ga’ semangat belajar. Gw bingung gimana caranya bisa ngerubah gaya ujian gw dulu dan nimbulin semangat buat belajar.

Setelah bertapa dan merenung di puncak Gunung Salak! Akhirnya gw tau cara ngerubah kebiasaan jelek gw!!!

Yes!! close book. No! open book.
Kalo ujian open book bikin gw males belajar soalnya dalam pikiran gw buka catetan ini… pasti bisa ujiannya! Dan juga memberikan rasa aman yang lebih, kalo close book kan jadi ada rasa takut, takut kalo ga bisa jawab, takut kalo dapat pengawas yang ga’ asik (baca: melaksanakan tugasnya sebagai pengawas), takut ga’ dapat contekan, takut ketauan nyontek, takut ini.. takut itu… banyak deh. Karena takut jadi timbul semangat untuk belajar. Selain itu juga open book memberikan peluang menyontek lebih banyak.

Buat suasana yang kondusif buat belajar.
Biar konsentrasi belajar wajib tenang. Ga’ boleh ada suara-suara bising. Ga’ sambil dengerin musik karena kalo dengerin musik gw malah ikutan nyanyi, belajarnya jadi lupa dan ujung-ujungnya jadi males soalnya ga’ nempel-nempel juga di otak. TV juga ga’ boleh nyala, banyak godaannya. Pokoknya hal-hal yang ganggu konsentrasi buang jauh-jauh. Untuk dapet suasana yang kondusif buat belajar, gw milih belajar jam 3 pagi sampai subuh. Bener deh.. tenang banget.. paling-paling nih kalo ada suara hanya suara dengkuran orang yang lagi tidur…

Ujian ga’ nyontek juga seru!!
Apaan serunya? Yang bikin seru seperti…
usaha kita lagi mengingat-ingat jawaban, kadang banyak hal-hal aneh yang ga’ sengaja kita buat. Seperti merem-merem sambil ngerutin dahi, ngacak-ngacak rambut, ngomong sendiri… pokoknya lucu-lucu deh.
Rasa penarasan kalau ga’ bisa jawab atau ada yang kurang yakin dengan jawaban selesai ujian langsung buka-buka buku cari-cari jawaban. Dan ekspresi kalau kalo jawaban yang ragu-ragu ternyata benar pasti bikin kita girang banget… loncat-loncat atau apalah dan yakin pasti senyum trusss ga pernah hilang. Kalau jawaban salah ya.. ga’ pa pa, tandanya usaha lo wajib di tingkatin lagi. Belajar sportif aja!

Sekarang gw lebih suka belajar daripada nyontek, karena menurut gw belajar lebih seru dan penuh tantangan. Dan juga lebih puas! Kalo dulu puas karena bisa ngadalin dosen atau pengawas sekarang lebih puas karena bisa ngelawan rasa malas --musuh berat manusia-diri sendiri. Terus juga sayang dikasih otak tapi ga’ di pake!!!

HANTU PENASARAN

Nasi + Tempe + Buncis + Sambel Terasi

Biasanya kalau menu makan siang kayak gini siap-siap aja nyari makan keluar. Tapi hari ini entah kenapa saya pengen banget makan pake sambel terasi. Kayaknya lagi ngidam sambel terasi nih!! (bukan berarti saya lagi hamil ya..) Saya udek-udek isi kulkas ternyata bahan-bahan buat bikin sambel terasi ada. Cabe, tomat, bawang & terasinya juga ada. Ya udah bela-belain deh ngulek cabe. Sambelnya dah ada, tapi musuhnya belum ada. Saya korek-korek lagi isi kulkas ternyata cuma ada buncis dan tempe doang! Ya... Mendingan dari pada ga’ ada sama sekali. Akhirnya buncisnya saya rebus dan tempe saya goreng ga’ pake bumbu cuma pake garam doang!

Udah jadi! Ga' enak makan sendirian, saya panggil adek saya yang baru pulang sekolah. Saya tawarin makan bareng. Eh.. pas ngeliat sambel terasi jadi pengen juga! Ikut-ikutan juga makan pake buncis + tempe. Hehehe.. Lucu banget padahal adek saya biasanya pemakan daging dan susah banget disuruh makan sayuran sekarang malah milih buncis yang direbus doang buat menu makan siangnya. Makanan yang ada dimeja makan dicuekin. Hehehe... (Sorry ya ma bukan maksud nihhhh)

Akhirnya kita makan siang berdua pake nasi putih panas + tempe goreng + buncis rebus +s ambel terasi. Wuihhh... Enak tenan!!! Kalo kata pak bondan (host wisata kuliner) maknyusss!!! Ditambah diluar lagi hujan deras benerrr! Pas banget! Tambah nikmat makannya. Diluar hujan didalem juga hujan. Lhooo hujan pa an? Hujan keringat! Iya.. Pedes banget sambelnya tapi enak. Walaupun udah huh.. Hah.. Huh.. Hah.. Kepedesan tetep!!! Tancap terus!! Sampai sebutir nasi ga' kesisa di piring. Hehehe... Puas kesampaian juga hajat!! Tapi ujung2nya, beberapa lama kemudian tangan kanan saya panas... Aduhhhh gara2 ngulek cabe nih.. Jadi cape deh...